Minggu, 05 Februari 2017

WITHY VS. BLACKIE (PART 1)

Halo lagi semua! Kali ini, admin bakal me-refreshing pikiran kalian dengan pembukaan yang cukup menarik, yakni sebuah cerita fabel. Well, sebetulnya sudah banyak banget cerita di blog pertamaku, It Is My Work. Ini adalah cerita sampingan yang kusajikan di My Flora Fauna. Pokoknya, kalian nggak bakalan bosan dengan cerita yang kusajikan kali ini, walaupun sama sekali nggak ada karakter manusia. Aku akan membuat hewan serigala sebagai karakternya, berhubung aku suka banget sama serigala (gara-gara karakter Carlos nih). Okelah, langsung aja dimulai!
 
 
"AUUU..." lolongan serigala yang keras memecah kesunyian malam. Bulan purnama menyingkap selimut awan yang sedari tadi menyelimuti. Mata biru Withy terbelalak. Ia tahu suara lolongan siapa itu. 
 
Suara lolongan Blackie
 
Withy keluar dari rumahnya. Sebagai serigala Omega, kelompoknya ini tak terlalu memikirkan hidup. Jauh berbeda dari kelompok Alfa seperti Blackie yang tentunya menjadi raja semua serigala. Biasanya selalu ada embel-embel yang berbunyi:
 
"Alfa nomor satu, Omega yang terbelakang"
 
Withy yang menjadi putra pemimpin Omega justru merasa kesal. Ia tak terima direndahkan seperti itu. Blackie justru bersenang-senang dan disegani, walaupun ia menyebalkan dan hatinya busuk. Ini adalah malam dimana Withy bisa menentang. Withy melangkah keluar dan melongok ke atas, melihat Blackie berdiri tegap di atas batu besar sehabis melolong.
"Jadi, ini tujuanmu, ya, Blackie? Menantang aku tengah malam begini di saat seluruh serigala sudah tertidur?" kata Withy dengan sinis. Blackie menyeringai.
"Tentu saja. Omega rendahan sepertimu tentunya akan terpancing dengan hal seperti ini. Aku yakin itu. Hahaha..." Blackie tertawa terbahak-bahak merendahkan Withy. Akan tetapi, Withy tak marah, ia sudah biasa di-bully dan diejek seperti itu. Blackie melompat turun dari batu besarnya. Ia berhadapan dengan Withy sekarang. Withy diam tak merespon. Setelah itu...
 
"GROOAARR...!!!" Withy meraung.
 
"Kau mengajakku bertarung?" tantang Blackie.
"Itulah yang kupikirkan... Hahaha..." sahut Withy. Mereka berdua maju bersamaan. Pertarungan malam itu tak akan pernah dilupakan oleh mereka berdua. Itu mungkin adalah pertarungan terakhir mereka sebelum Withy pulang ke rumah. Ia kalah telak dengan cedera yang sangat parah di sekujur tubuhnya. Blackie telah menguras banyak darahnya.
 
Akan tetapi, semua itu hanyalah permulaan saja...
 
Bersambung...

1 komentar:

  1. sorry ceritanya pendek banget, emang dibikin begitu. tapi jangan kuatir, part-part selanjutnya yang akan jadi sampai lima part bakalan lebih panjang kok. biar begitu, nggak panjang2 banget sih ceritanya.

    BalasHapus